Penduduk dan Ketenagakerjaan
Penduduk dan Ketenagakerjaan
Penduduk yang ada di dalam bagian ini baru dimasukkan seturut dengan Sensus BPS 2010 dan survei maupun proyeksi penduduk 2009 dan 2008. Sebab, pada tahun 2000, seluruh data mengenai Bandung Barat masih berada dalam data BPS Kabupaten Bandung.
| No | Tahun | 2011 | 2010 | 2009 | 2008 |
|---|---|---|---|---|---|
| 1. | Jumlah Pria (jiwa) | 784.540 | 771.729 | 796.149 | 787.042 |
| 2. | Jumlah Wanita (jiwa) | 752.862 | 741.905 | 752.285 | 744.030 |
| 3. | Total (jiwa) | 1.537.402 | 1.513.634 | 1.548.434 | 1.531.072 |
| 4. | Pertumbuhan Penduduk (%) | – | 2 | – | – |
| 5. | Kepadatan Penduduk (jiwa/Km²) | - | 1.184 | - | – |
Laporan dari BKKBN, di tahun 2022, menyebutkan bahwa sekitar 20 hingga 30% daripada seluruh penduduk yang berusia di bawah 12 tahun[butuh rujukan] di Kabupaten Bandung Barat mengalami hambatan pertumbuhan. Status kuning Bandung Barat didapatkan bersama-sama dengan Kota Bandung, Kota Banjar, Bekasi, Karawang, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Kabupaten Sukabumi, Sumedang, Kota Tasikmalaya.[15]